Waspada, Bahan Kimia Penyebab Kerusakan Ginjal Ini Ada di Rumah !

Waspada, Bahan Kimia Penyebab Kerusakan Ginjal Ini Ada di Rumah !

Waspada, Bahan Kimia Penyebab Kerusakan Ginjal Ini Ada di Rumah !

Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013 oleh Kementrian Kesehatan RI, sebanyak 0.2% dari total jumlah penduduk Indonesia mengalami gagal ginjal kronis. Dari data 7th Report of Indonesian Renal Registry tahun 2014, pasien gagal ginjal yang melakukan cuci darah paling banyak disebabkan oleh hipertensi (37%), diabetes (27%), dan kelainan bawaan (10%). Tapi ketiga kondisi ini bukanlah satu-satunya penyebab gagal ginjal. Ada beberapa zat kimia yang mungkin sering ditemui di rumah, yang tanpa disadari bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Apa saja? Simak artikel ini.

Baca : Obat Gagal Ginjal

Macam-macam zat kimia di dalam rumah yang bisa menyebabkan kerusakan ginjal

  • Antibiotik

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Canadian Medical Association Journal, antibiotik resep dokter untuk menyembuhkan dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal jika digunakan dalam jangka panjang, apalagi dikonsumsi tidak sesuai dengan anjuran dosis dan cara pakai.

Para peneliti dari Kanada dan Amerika Serikat menemukan bahwa antibiotik jenis fluoroquinolone, siprofloksasin, levofloxacin, dan moxiflxacin meningkatkan risiko kerusakan ginjal hingga dua kali lipat, terutama pada pria.

Penggunaan antibiotik harus di bawah pengawasan dokter. Jangan membeli dan meminum obat antibiotik sembarangan jika Anda tak ingin ginjal Anda rusak. Meski begitu, peluang kerusakan ginjal akibat minum antibiotik tergolong kecil yaitu 1:1500 orang.

Baca Juga : Gagal Ginjal Merubah Kehidupan Penderitanya

  • Obat penghilang rasa sakit atau pain killer

Waspada, Bahan Kimia Penyebab Kerusakan Ginjal Ini Ada di Rumah ! – Analgesik adalah obat penghilang nyeri yang bisa didapatkan tanpa harus pakai resep dokter. Contohnya aspirin, acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen sodium. Jika dikonsumsi sesuai dosis dan cara pakai, obat pereda nyeri pada umumnya tidak menimbulkan bahaya.

Namun, dalam beberapa kondisi obat penghilang rasa sakit ini bisa berbahaya bagi ginjal jika diminum secara teratur dalam jangka waktu lama, padahal tidak perlu-perlu amat. Obat pereda nyeri telah dikaitkan dengan dua bentuk kerusakan ginjal, yaitu gagal ginjal akut dan penyakit ginjal kronis.

Sebagian besar obat yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal biasanya hanya diekskresikan melalui ginjal. Artinya, obat ini tidak ‘dipecah’ oleh hati, atau keluar dari tubuh lewat urin.

Baca : Obat Gagal Ginjal

  • Alkohol

Minum satu atau dua gelas alkohol mungkin tidak akan memiliki efek yang serius pada tubuh Anda. Namun jika Anda menenggak terlalu banyak alkohol dalam satu waktu, ini bisa membahayakan kesehatan, termasuk merusak kesehatan ginjal Anda.

Ginjal berfungsi menyaring zat berbahaya dari darah. Salah satu zat berbahaya yang akan disaring oleh ginjal adalah alkohol. Terlalu banyak meminum alkohol dapat menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan membuat kinerja ginjal berkurang karena mereka kurang mampu menyaring darah.

Waspada, Bahan Kimia Penyebab Kerusakan Ginjal Ini Ada di Rumah ! – Selain menyaring darah, ginjal juga menjaga jumlah air dalam tubuh Anda dengan benar. Alkohol mempengaruhi kemampuan ginjal untuk detoksifikasi racun karena alkohol menyebabkan dehidrasi. Efek dehidrasi ini dapat mempengaruhi fungsi normal dari sel-sel dan organ, termasuk ginjal. Minum 3-4 gelas alkohol sehari meningkatkan kemungkinan Anda mengalami penyakit ginjal kronis.

Baca Juga : Hati-Hati, Diabetes Sebabkan Komplikasi Ginjal Bocor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *